Manfaat Makanan Fermentasi untuk Kesehatan

By | November 30, 2022

Manfaat Makanan Fermentasi untuk Kesehatan – Fermentasi merupakan salah satu teknik kuno untuk pengawetan makanan, proses ini masih digunakan sampai sekarang untuk menghasilkan beragam makanan atau minuman seperti seperti keju, sauerkraut (asinan kubis), acar, wine, yogurt, kefir, kimchi, tempe, dan kombucha.

Fermentasi merupakan proses pengawetan makanan alami, dimana mikroorganisme seperti ragi dan bakteri mengubah karbohidrat, seperti pati dan gula menjadi alkohol atau asam.

Alkohol atau asam bertindak sebagai pengawet alami dan bisanya akan memberikan rasa yang kuat dan kekenyalan pada makanan yang difermentasi. Menariknya, fermentasi juga dapat mendorong pertumbuhan bakteri menguntungkan yang dikenal sebagai probiotik.

Probiotik sendiri telah terbukti bisa meningkatkan fungsi kekebalan serta kesehatan pencernaan dan jantung. Oleh karena itu, menambahkan makanan fermentasi ke dalam menu makanan dapat bermanfaat bagi kesehatan secara keseluruhan.

Maka manfaat sayuran fermentasi memang sanggup untuk memenuhi kebutuhan gizi. Berikut di bawah ini adalah uraian lengkap mengenai manfaatnya:

1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Bakteri yang hidup di usus memiliki dampak signifikan pada sistem kekebalan. Oleh sebab itu, karena mengandung probiotik yang tinggi, makanan yang difermentasi dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi risiko infeksi seperti flu biasa.

Mengonsumsi makanan kaya probiotik juga dapat membantu Anda pulih lebih cepat saat sakit. Selain itu, banyak makanan yang difermentasi kaya akan vitamin C, zat besi, dan seng, yang semuanya terbukti berkontribusi pada sistem kekebalan yang lebih kuat.

2. Membuat makanan lebih mudah dicerna

Fermentasi membantu memecah nutrisi dalam makanan, membuatnya lebih mudah dicerna daripada makanan yang tidak difermentasi. Misalnya, laktosa, gula alami dalam susu, dipecah selama fermentasi menjadi gula yang lebih sederhana, yakni glukosa dan galaktosa.

Alhasil, seseorang yang memiliki intoleransi laktosa pada umumnya juga akan baik-baik saja mengonsumsi produk susu fermentasi seperti kefir dan yogurt. Selain itu, fermentasi dapat membantu memecah dan menghancurkan antinutrien, seperti fitat dan lektin yang merupakan senyawa yang ditemukan dalam biji-bijian, kacang-kacangan, dan polong-polongan yang mengganggu penyerapan nutrisi.

Oleh karena itu, mengonsumsi kacang-kacangan yang difermentasi seperti tempe dapat meningkatkan penyerapan nutrisi yang bermanfaat, membuatnya lebih bergizi daripada alternatif yang tidak difermentasi.

3. Meningkatkan kesehatan pencernaan

Probiotik yang diproduksi selama fermentasi dapat membantu memulihkan keseimbangan bakteri ramah di usus dan dapat meringankan beberapa masalah pencernaan.

Bukti menunjukkan bahwa probiotik dapat mengurangi gejala tidak nyaman pada kasus irritable bowel syndrome (IBS), yakni kumpulan gejala akibat iritasi pada saluran pencernaan.

4. Cocok untuk Diet

Ternyata manfaat sayuran fermentasi ini baik sekali untuk diet. Orang yang sedang diet bisa mencoba memasukkan sejenis acar atau asinan ke dalam menu makannya. Cukup 2 kali dalam seminggu sangat membantu dietnya.

5. Menambah Nafsu Makan

Kadangkala memang Acar itu bisa bikin nafsu makan bertambah. Misalnya saat makan nasi goreng dan martabak. Kalau ditambah Acar, rasanya jadi lebih enak. Ini karena memang khasiat sayuran fermentasi bisa meningkatkan nafsu makan berkali-kali lipat. Apalagi kalau ditambah cabai dan jangan kebanyakan cuka, supaya tidak terlalu asam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *